GOODBYE 2023
GOODBYE 2023
Lusiana Agustina
Aku yang udah tua, atau aku yang mulai merasa tahun baru tidak semenyenangkan dulu? Akhirnya, tahun baru tiba. Sudah saatnya pula kita mengucapkan selamat tinggal pada tahun 2023. Biasanya nih ya, tahun baru artinya juga ada istilah resolusi awal tahun. Tapi, sebelum membahas resolusi awal tahun. Aku mau mengingat kembali awal-awal tahun 2023.
"Coba deh kalian bayangin hal apa aja yang paling berkesan bagi kalian
pada tahun 2023?"
Hm, kalau aku sendiri sih tentu saja banyak ya. Bagiku setiap hari yang aku jalani adalah berkah. Bersyukur kepada Allah yang masih memberikan kesempatan bagiku untuk mengukir kisah di dunia ini. Hal pertama yang bagiku berkesan adalah momen foto studio bersama dengan teman-teman kuliah pascasarjana. Pada saat itu kami kompak menggunakan baju putih polos dengan bawahan cokelat muda atau nude. Sesi kedua foto tentu saja menggunakan almamater kampus.
Bagiku kebersamaan dengan kawan-kawan seperjuangan menjadi hal yang berkesan. Selain mengenal lebih jauh satu sama lain. Kita juga bersilaturahmi setelah sekian lama tidak jumpa karena perkuliahan kita lebih banyak secara daring. Awalnya, aku kira bakalan canggung karena jiwa (agak introvertku) pasti muncul kalau adanya aktivitas seperti itu. Tapi, justru sebaliknya yang terjadi. Kita foto dan makan bersama. Banyak hal yang dibicarakan. Membuatku bersyukur dapat mengenal baik mereka semua. Aku hanya berharap dapat terus menjaga tali silaturahmi kita nantinya.
Bulan-bulan berikutnya aku mulai disibukkan untuk persiapan sempro S2. Sempro S2 atau seminar proposal pada bulan Juni 2023. Hal utama yang harus dipersiapkan adalah proposal. Kalau boleh jujur, aku lebih merasa sulit sempro dibandingkan sidang. Kemungkinan besar karena sidang adalah hasil utuh tesis sehingga sudah adanya analisa lebih mendalam. Kesalahan terbesarku saat sempro adalah aku kurang menyiapkan contoh-contoh bentuk analisa lebih jauh. Sebab, proposal terdiri atas bab 1-3 saja.
Tapi, alhamdullilahnya sempro berjalan lancar dan tidak terlalu banyak revisi sehingga bisa melanjutkan untuk tahap analisa. Satu hal yang berkesan adalah teman seperkuliahanku, Laras. Dia menemaniku dari proses awal pendaftaran sempro sampai pada hari H. Aku juga berterima kasih kepada teman-temanku dan terutama orang tuaku yang terus mendoakan juga. Entah, aku tidak dapat mengekspresikan lebih jauh perasaan legaku.
Momen berkesan selanjutnya adalah akhirnya aku sidang pada bulan Agustus 2023. Well, aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menulis secara utuh tesisku. Rasanya benar-benar lega ketika aku bisa sidang pada bulan Agustus, karena aku juga mengejar untuk mengikuti wisuda tahun 2023. Alhamdullilah, walaupun ada kendala dalam proses pendaftaran sidang (as always) tapi semua sesuai dengan apa yang sudah aku perhitungkan. Aku sangat bersyukur ketika diberikan kemudahan dalam segala urusan. Sekali lagi, sulit untuk mengekspresikan perasaan syukurku pada hari itu.
Bulan Agustus bagiku selalu berkesan. Sebab, bulan itu adalah peringatan hari ulang tahunku. Yup, aku sudah 24 tahun. Merasa sedikit tua. Tapi, itulah perjalanan hidup. Dulu, aku selalu sebal melihat umurku yang bertambah. Rasanya ingin muda terus. Sama halnya pada salah satu buku yang kubaca berjudul, The Way of Nagomi karya Ken Mogi, Ph.D. tahun 2022 menjelaskan jika tragedi terbesar dalam kehidupan sering kali muncul akibat menolak perubahan yang pasti hadir seperti orang-orang berusaha untuk tetap terlihat awet muda. Itu semua adalah pilihan pribadi, tetapi terus-menerus mengejar kemudaan sama saja dengan mengabaikan keindahan yang hadir dari kematangan usia.
Di Jepang ada konsep tokowaka, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "muda selamanya". Satu contoh tokowaka di dunia adalah bunga sakura yang dapat dilihat pada musim semi. Bunga-bunga merah muda yang cantik ini dirayakan untuk masa mekarnya yang singkat. Segala hal tentang sakura tidak bisa diprediksi. Bagi kebanyakan orang Jepang, bunga sakura merupakan metafora bagi kehidupan. Sama seperti hidup kita, mekarnya singkat, tak dapat diprediksi, dan bergantung pada elemen-elemen di luar kendali mereka.
Setelah belajar lebih jauh, bertambahnya usia menandakan perjalanan hidup kita selama ini. Setidaknya, aku ingin menjalani hidupku lebih bermakna. Jadi, jika sudah sampai waktunya tiba kembali ke sisi Allah, aku tidak meninggalkan penyesalan.
Setelah sidang dan proses pendaftaran wisuda selesai. Aku memutuskan untuk banyak belajar di rumah. Saat ini, aku sedang belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Banyak hal yang aku lakukan untuk mengisi waktu luang menunggu hari wisuda. Tentu saja, ingin melepaskan rasa lega setelah sidang selesai.
Akhir momen yang berkesan tentu saja, bulan Desember waktunya diriku wisuda! Ini adalah wisuda kedua-ku. Sedikit semangat karena saat wisuda-ku yang pertama dilakukan secara daring (pada masa pandemi covid-19). Persiapan pertama adalah penentuan baju. Sebelumnya aku menggunakan baju nuansa songket palembang dan kebaya berwarna merah muda. Tahun ini, aku ingin menggunakan baju kebaya minimalis dengan rok satin berwarna hijau sage. Agar terkesan mewah dan minimalis.
Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk wisuda agar terjalan dengan lancar. Aku juga merasa sangat senang saat menjalani wisuda. Rasanya sungguh berkesan. Pada akhirnya aku lulus dan tidak lama akan meninggalkan kampus tercinta dengan penuh cerita. Kampus Unnes tentu memiliki kesan tersendiri bagiku. Sungguh, aku merasa bersyukur dapat berkuliah di Unnes.
Tentu saja tidak lupa dengan teman-teman terbaikku. Alhamdullilah, aku masih bisa mengenal lebih baik teman-temanku. Banyak kenangan indah yang terukir bersama mereka. Aku merasa bersyukur akan kehadiran mereka. Ga bisa bayangin jadinya, kalau mereka gaada. Aku juga sangat berterima kasih untuk semua hal yang pernah mereka lakuin ke aku. Well, setidaknya mereka dapat membantuku di masa-masa sulit. Aku harap kita masih bisa berteman baik di dunia maupun di akhirat.
Pada akhirnya pula kita kembali diujung tahun. Resolusi awal tahun perlu dong kita bicarakan. Kalau tadi membahas hal yang berkesan pada tahun 2023,
"Apa resolusi awal tahun bagi kamu?"
Komentar
Posting Komentar