ARTI SAUDARA BAGI CHOSO
ARTI SAUDARA BAGI CHOSO
Lusiana Agustina
Sudah ke-3 kalinya aku menonton ulang anime Jujutsu Kaisen season 1. Selagi menunggu Big Movie yang segera tayang, aku mungkin sedikit terobsesi dengan alur cerita ini. Hampir semua orang tahu bahwa aku adalah orang yang selalu membaca manga terlebih dahulu, jadi mungkin ini akan sedikit spoiler karena disini aku ingin membicarakan karakter yang menurutku unik adalah Choso.
Pada anime Jujutsu Kaisen season 1 karakter Choso telah ditampilkan pada episode-episode akhir. Ia digambarkan sebagai penyihir jujutsu yang memihak pada kutukan. Well, ia adalah seorang kakak dari adik-adiknya. Alasan Choso memihak pada kutukan tidak lain karena mereka telah mendapatkan 'wadah' untuk menompangi jiwa mereka. Seperti itulah, Choso selalu mengingatkan adik-adiknya bahwa mereka adalah keluarga dan harus hidup untuk masing-masing. Setidaknya, bagian Itadori Yuji yang membunuh adik-adiknya kala itu adalah bagian yang sangat haru. Kata "maaf" Itadori layangkan karena ia memahami apa yang dirasakan musuhnya itu.
Kembali lagi, Choso adalah karakter unik apabila telah membaca manganya. Lebih uniknya dimana ia melakukan sesuatu demi adik-adiknya. Tidak ada yang lain. Ini menggambarkan bahwa ikatan saudara tidak akan pernah putus apapun permasalahan diantara mereka. Salah satu kalimat dari Choso yang aku sukai yakni,
"Whether they're superior or older brothers are role models for their younger brothers. If the older brother takes the wrong path, the younger brothers can avoid it. And if I take the right path, my little brothers can follow behind. What if you're strong because your older brothers are weak? You asked why i'm tough. I'll tell you, it's because i didn't have someone to guide me, so i kept making mistakes."
terjemahan:
"Mau mereka superior atau kakak adalah panutan bagi adik mereka. Jika seorang kakak mengambil jalan yang salah, adik-nya dapat menghindarinya. Dan jika saya mengambil jalan yang benar, adik-adik saya dapat mengikuti di belakang. Bagaimana jika Anda kuat karena saudara Anda lemah? Anda bertanya mengapa saya kuat? Saya akan memberitahu Anda, itu karena saya tidak memiliki seseorang untuk membimbing saya, jadi saya terus membuat kesalahan."
Membaca kalimat itu membuat aku sadar bahwa itulah kegunaan sebenarnya akan eksistensi saudara atau kakak. Bukan saja dalam ikatan saudara, bahkan suatu saat nanti ada dimana kita akan berdiri sebagai superior/senior. Suatu saat nanti kita akan menjadi contoh bagi pendatang baru. Menceritakan berbagai pengalaman, memperlihatkan hal apa saja yang telah terjadi dalam kehidupan yang kita jalani.
Sebagai anak terakhir dari 6 bersaudara tidak dipungkiri bahwa ada saatnya dimana aku memiliki perbedaan pendapat. Tapi, mereka yang lebih tua dari aku membuatku sadar melihat bagaimana cara mereka memutuskan jalan kehidupan. Berkat mereka aku berada diposisi ini, berkat mereka aku dapat menghindari hal-hal yang telah mereka tunjukan untuk tidak dilewati, dan berkat mereka aku dapat memahami bahwa kehidupan tidak selalu indah seperti apa yang kita bayangkan.
Aku memiliki jarak umur yang cukup jauh dari mereka semua, bisa dikatakan mereka telah menjalani kehidupan lebih dulu sedangkan aku masih berada dibelakang punggung kedua orang tua.
Saat Choso mengatakan bahwa ada saatnya dia mengambil jalan yang salah, ia tidak akan repot menghabiskan waktu untuk menyesali perbuatan tersebut. Justru berkat tindakan tersebut ia dapat memberikan contoh pada adik-adiknya jalan mana yang seharusnya ia jalani. Mungkin, pada akhirnya hanya ada sepenggal kalimat yang dapat terlontarkan,
"Terima kasih atas hal yang telah ditunjukkan dan tembok tinggi yang telah kalian bangun untuk aku lompati lebih jauh."
Memikirkan hal apa yang bisa kulakukan saat ini pekara mudah akan tetapi menjalaninya adalah hal yang berbeda. Walaupun saat ini aku berada diposisi sebagai "junior" dan mereka "senior" bukan berarti aku berada diposisi itu selamanya. Akan tiba waktunya dimana aku akan menjadi "senior" yang terus berkembang menunjukkan kepada "junior". Terlihat seperti mencari citra bagi junior masa depan dan bohong jika aku ingin bebas melakukan apapun tanpa harus peduli akan penilaian mereka. Justru karena inilah, hidup akan menjadi lebih berkah. Memberikan kita harapan dan peringatan bahwa apapun yang kita lakukan, sekecil apapun akan berdampak pada orang lainnya. Bukan berarti tidak bebas, karena arti bebas hanyalah kita sendiri yang dapat memahaminya. Karena pada akhirnya kita sebagai manusia hidup berdampingan, untuk orang lain, dan untuk diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar