IBARAT SEBUAH MAKANAN


IBARAT SEBUAH MAKANAN
Lusiana Agustina

            Jika ada kata “cinta”, satu hal yang muncul dalam pikiran saya yaitu kisah romeo dan juliet. Tak dapat dipungkiri, jika kisah romeo dan juliet karya William Shakespeare ini mengisahkan arti cinta sepanjang masa. Tidak hanya itu, kisah-kisah cinta dapat kita temukan dimana saja, seperti: novel, puisi, cerita pendek, layar lebar dan sebagainya. Akan tetapi, kenyataan jauh berbeda dari fiksi bukan?.
            Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah buku yang berjudul “Gatal Menawar” karya sketsa-sketsa kembangmanggis. Dalam buku tersebut, ada beberapa kalimat yang membuat saya berpikir berulang kali. Terutama dalam memilih pasangan dan menjalankan sebuah hubungan. 

Bagi saya menikah, adalah sekadar pilihan. Memilih penderitaan lajang; atau penderitaan menikah? Terserah saja. Sama saja. Walaupun terkadang kita salah pilih. Lalu ditelanjurkan.” 
(hal 87)

            Apakah kalian pernah berpikir apa arti sebuah hubungan? Menurut saya, hubungan itu ibarat sebuah makanan. Di dunia ini banyak sekali jenis makanan bukan? dari makanan favorit, makanan sehat, makanan yang dapat membuat kita alergi.  Lalu apa arti dari jenis-jenis makanan tersebut?

Makanan Favorit

            Sama halnya dalam hubungan, kita pasti akan memilih makanan favorit kita.
Tanpa terkecuali!
            Makanan favorit dapat kita miliki sepenuhnya karena itu adalah favorit kita. Tapi, tidak semua orang akan berpikir seperti itu dalam sebuah hubungan. Ingin memiliki atau sekadar mencicipinya adalah dua hal yang berbeda. Memiliki berarti kita dapat mencicipinya kapan saja, akan tetapi mencicipinya bukan berarti memiliki sepenuhnya. Tidak sedikit dari orang merasa bosan apabila memakan makanan yang sama setiap hari. Sama halnya dalam suatu hubungan. Ia akan merasa jenuh, bosan dan kata perselingkuhan serta perpisahan adalah hal yang wajar.
            Jika kalian benar-benar menyukai suatu makanan, kalian juga dapat berpikir untuk ke depannya, apakah makanan itu adalah sesuatu hal yang berharga? apakah kalian tidak akan pernah dapat hidup tanpa makanan itu? Jika kalian tidak dapat memikirkan untuk ke depannya, dan hanya sekadar untuk menikmatinya, itu artinya ia bukanlah makanan favorit kalian yang sebenarnya. Mereka hanyalah permen kapas yang akan hilang rasanya setelah kalian mencicipinya walaupun hanya di ujung lidah. 

Makanan Sehat

            Tidak dapat kita dustakan, jika tidak sedikit dari makanan sehat memiliki rasa yang tidak enak. Tapi, bukan berarti tidak ada yang enak. Walaupun rasanya tidak enak, setidaknya makanan ini memiliki keuntungan bagi kesehatan kita. Dalam suatu hubungan pun begitu. Jika kalian lihat, banyak sekali di luar sana orang yang lebih memilih makanan sehat daripada makanan favorit mereka.
            Karena, orang-orang yang memilih makanan sehat adalah orang yang berpikir jauh ke depan. Dapat menerawang apa yang akan ia hadapi nantinya. Tidak membutuhkan rasa yang enak dilidah, akan tetapi rasa enak dalam hidup serta keuntungan yang akan didapat. Beruntunglah mereka yang mendapatkan rasa yang enak, bukan? 

Alergi Makanan

            Jika ditanya apakah saya memiliki alergi terhadap makanan, mungkin saya akan menjawab “iya”. Saya  memiliki alergi terhadap udang. Dalam keluarga saya, hanya tiga orang yang memiliki alergi terhadap udang. Ayah saya, kakak laki-laki saya, dan saya sendiri. Terkadang makanan yang membuat kita alergi bukan berarti makanan itu tidak mengiurkan. Justru sebaliknya. Menurut saya, semakin makanan itu tidak dapat kita cicipi semakin membuat kita tidak sabar untuk mencicipinya.
            Dalam suatu hubungan alergi juga berperan penting. Ada kok, mana mungkin tidak ada? Coba kita lihat dari sisi suatu hubungan. Banyak di luar sana, orang yang ingin bersama, akan tetapi tidak dapat mewujudkannya. Entah itu masalah keluarga, keuangan, gender, dan sebagainya. Rumit. Membuat mereka menjadi alergi terhadap suatu hubungan.
            Tapi, bukan berarti itu menghentikan mereka. Saya teringat oleh bapak tua di rumah sakit. Ia memiliki alergi terhadap suatu makanan. Tapi, ia tetap memakannya, menikmatinya, seolah-olah tidak ada hari esok. Setelah ia benar-benar menikmatinya, ia akan meminum obat. Katanya agar alerginya tidak terlalu parah. Saya melihat bapak itu dengan senyuman kecil. Ia terlihat bahagia akan tetapi juga menderita, menahan rasa sakitnya. Jika saya pikirkan, apakah bapak itu terlalu mencintai makanan tersebut sehingga ia dapat menahan rasa sakitnya? Tidak sedikit dari banyak orang yang akan melakukan apa yang dilakukan bapak tersebut.
Banyak.
Tidak terhingga.
            Ada yang berhasil melewati, ada pula yang terjebak di dalamnya, mereka adalah orang-orang yang berani mengambil risiko. Hebat, salut jika dapat saya katakan. Walaupun hal itu dapat membunuh mereka ke depannya. Mungkin, orang-orang seperti mereka tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi ke depan, hanya memikirkan perasaan mereka satu sama lain pada saat itu, dan kata alergi seakan hilang dalam pikiran mereka.
-
            Tiga jenis makanan tadi ibarat memilih suatu pasangan dalam menjalani sebuah hubungan. Tidak mudah jika kalian tanya. Mungkin jika diibaratkan sebuah makanan, akan lebih mudah untuk memilihnya. Salah satu teman saya pernah mengatakan, 

“Dalam suatu hubungan yang terpenting adalah perasaan kita satu sama lainnya, dimana saat kamu bersama orang itu, kamu dapat membanyangkan bagaimana ke depannya, jika hal itu terjadi. pilihlah dia dan jangan pernah dilepaskan”.

            Ibarat kata manis, suatu hubungan layaknya memilih sebuah makanan. Tapi apa yang terjadi, dengan orang yang tidak memiliki nafsu makan, dan hanya menatap makanan itu tanpa selera, mungkin itu sama halnya dalam arti potongan kalimat buku tadi.  

Komentar

  1. Sependek yang aku tahu, Romeo & Juliet itu tragedi. Di mana letak "cinta" yang kamu maksud, eh? Dua orang mati karena terbakar api? Itu. Ceroboh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas komentarnya. Kisah romeo & juliet memang bercerita tentang tragedi, akan tetapi tragedi percintaan (cinta sepanjang masa). Itu yang saya maksudkan.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer